Sleman – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kabupaten Sleman kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) bagi para pelaku UMKM di wilayah Sleman khususnya Kapanewon Gamping dan Kapanewon Moyudan. BIMTEK yang dilaksanakan selama 2 hari pada Senin (10/07) dan Selasa (11/07) di Hotel Crystal Lotus, Yogyakarta ini mengangkat tema Packaging, Design, dan Branding.
Berbagai macam sektor UMKM ikut berpartisipasi dalam BIMTEK kali ini, baik dari sektor kuliner, fashion, craft/kerajinan hingga pertanian/tanaman. BIMTEK diselenggarakan dalam dua kelas berbeda sesuai kapanewon masing-masing UMKM dengan setiap kelasnya terdapat 20-21 peserta. Kegiatan BIMTEK dibuka oleh Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman yakni Siti Istiqomah Tjatur Sulistiyaningtyas, S.T., M.T. serta didampingi oleh Subkoor Jaringan Usaha dan Kemitraan Sri Wara Nusadari, S.E., M.M.
Kegiatan BIMTEK pada Kapanewon Moyudan dibuka oleh Panewu Moyudan yaitu Harsonowasono, S.IP., MA yang berharap dengan adanya kegiatan BIMTEK ini Kapanewon Moyudan tidak tertinggal dengan kapanewon lainnya dan dapat meningkatkan branding sehingga produk UMKM di Kapanewon Moyudan lebih dikenal masyarakat serta dapat meningkatkan penjualan produknya.
Kegiatan BIMTEK mencakup materi yang berkaitan dengan Packaging, Design, dan Branding seperti Mind Mapping SWOT Analysis, Strategi Inovatif dalam Packaging untuk Meningkatkan Penjualan, Geurilla Marketing, serta Desain Logo, Typography & Feeds. BIMTEK dilaksanakan secara teorikal dan praktikal yang keduanya memiliki harapan seusai BIMTEK para pelaku UMKM bisa menerapkan langsung ilmu yang diperoleh pada usahanya masing-masing.
BIMTEK kali ini sangat diperlukan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya jual usaha terlebih pada ranah packaging dan branding produk. Hal tersebut dipertegas oleh salah satu pemateri yang mengatakan bahwa “Dengan memiliki branding produk yang bagus, maka akan memperkuat positioning dibenak para konsumen”.
Kegiatan BIMTEK pada kelas Kapanewon Gamping ditutup oleh Panewo Gamping yakni Drs. Yakti Yudanto, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas terkait karena telah memberi kesempatan kepada para pelaku UMKM untuk memperoleh ilmu, pengetahun dan keterampilan tambahan. Harapan beliau semoga peserta dapat memanfaatkan kesempatan berharga ini. Sedangkan pada kelas Kapanewon Moyudan, BIMTEK ditutup oleh Christiana Rini Puspitasari, S.P., M.Si. yang memiliki harapan “UMKM harus tahan banting dan terus berjuang dalam menghadapi masalah.
Jika sudah memulai jangan sampai berhenti ditengah jalan. Branding itu jangan menggunakan nama yang seram karena nama mengandung doa dan harapan didalamnya. Dengan memiliki nama brand yang menarik dan mudah diingat semua orang, akan meningkatkan penjualan produknya”.