NaZMa Office - Sebuah usaha tentu harus memiliki koordinasi dan komunikasi yang baik antar satu bagian ke bagian lainnya. Dengan adanya komunikasi, pebisnis dapat menjajakan barang atau jasa yang telah diproduksi. Langkah awal dalam penjajakan barang atau jasa tersebut yakni dengan menarik perhatian calon konsumen melalui sikap, gestur ataupun perbuatan.
Salah satu hal yang dapat diterapkan pebisnis berkomunikasi yakni dengan 5S. Penerapan salam, senyum, sapa, sopan, dan santun (5S) merupakan poin utama yang harus diterapkan pebisnis untuk menarik komunikasi antar pebisnis dengan konsumen (Nurastuti ,W & AB Dewanto : 2023). Selain penerapan 5S tersebut, pebisnis juga harus memiliki strategi komunikasi bisnis yang dapat dilakukan sebuah perusahaan dalam mempublikasi telah terpenuhinya Tanggung Jawab melalui komunikasi verbal ataupun non verbal.
Komunikasi verbal dilakukan untuk mengirimkan pesan-pesan bisnis kepada pihak lain, dapat berupa tulisan maupun lisan. Banyak orang yang menggunakan komunikasi verbal, dikarenakan lebih mudah dalam penyampaian ide, kehendak, dan pesan. Dalam dunia bisnis, komunikasi verbal disampaikan melalui memo, surat, briefing, wawancara kerja, atau presentasi.
Sedangkan komunikasi non-verbal berupa gerakan tubuh yang digunakan untuk menyampaikan sesuatu kepada lawan komunikasi. Komunikasi non-verbal disebut sebagai bahasa isyarat, karena penyampaiannya tanpa kata-kata dan menggunakan gerakan tubuh. Komunikasi ini bersifat spontan seperti ekspresi wajah yang merupakan penyampaian pesan sebelum pesan itu diutarakan dengan kata-kata. Sehingga ekspresi wajah bahagia, sedih, ataupun duka merupakan bagian dari komunikasi non-verbal.
Berjalannya perusahaan, NaZMa Office memanfaatkan strategi komunikasi bisnis secara verbal dalam mengirimkan surat kepada mitra bisnis, media massa, ucapan selamat atau belasungkawa, negosiasi, dan lainnya. NaZMa Office menggunakan strategi komunikasi verbal untuk menjalin hubungan kerja sama dengan mitra lain seperti presentasi proposal ataupun menggunakan zoom meeting sebagai media untuk konferensi jarak jauh.

Informasinya di atas cukup memperkuat bahwa penting memiliki komunikasi yang efektif dalam menjalankan bisnis, terlebih bagi para pelaku UMKM. Berikut keuntungan yang dapat diperoleh UMKM agar mencapai kesuksesan dengan menjalankan komunikasi yang baik dan efektif yakni:
- Membangun hubungan dengan pelanggan: Komunikasi yang jelas dan terbuka dengan pelanggan dapat membantu membangun kepercayaan dan loyalitas. Hal ini dapat mendorong pelanggan untuk membeli kembali produk atau layanan UMKM dan merekomendasikannya kepada orang lain.
- Meningkatkan Penjualan dan Pendapatan : Komunikasi yang terjalin dengan baik antar semua pihak terkait di dalam bisnis termasuk UMKM, akan sengan membantu UMKM dalam melakukan peningkatan penjualan dan pendapatannya. Hal ini dikarenakan sangat mudah bagi UMKM menarik kepercayaan supplier, investor dan pelanggan untuk dapat tetap menjalin kerjasama dan menjadi pelanggan tetap UMKM.
- Meningkatkan kerja sama tim: Komunikasi yang baik antar karyawan dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Hal ini dapat dicapai dengan mengadakan rapat yang efektif, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan menyelesaikan konflik dengan cara yang sehat.
- Membangun citra merek yang positif: Komunikasi yang konsisten dan profesional dapat membantu membangun citra merek yang positif bagi UMKM. Hal ini dapat menarik investor dan mitra bisnis baru.
Dengan mengetahui keuntungan dari berkomunasi yang baik dan efektif di atas, para pebisnis terlebih para UMKM diharapkan memiliki peluang sukses yang lebih besar daripada sebelumnya.
Jika merasa artikel ini bermanfaat, mari bantu sebarkan ke teman-teman Anda. Jangan lupa share artikel ini ya!
Referensi :
Wiji Nurastuti, Agung Bayu Dewanto, (2023). Lingkungan Bisnis. Omera Pustaka 12-23
Irma, C., Rahmad, B., Linzzy, P. P., & Reyza, S. S. (2022). Peran Komunikasi Bisnis Dalam Membantu Perkembangan UMKM. Jurnal Sosial Humaniora Komunikasi 3(1) https://doi.org/10.53695/js.v3i1.700