Kulon Progo – Perayaan HUT Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) ke-62 digelar di Pendopo Kulon Progo pada Selasa (30/07). Acara ini mengundang para pensiunan yang ada di Yogyakarta dengan berbagai kegiatan yang semakin memperkuat persaudaraan.
HUT PWRI ke-62 ini mengusung tema “Dengan Semangat Baru, PWRI Berdaya, Sejahtera dan Bermartabat”. Tema tersebut mencerminkan adanya komitmen PWRI dalam memperbaharui semangat untuk mencapai kesejahteraan dan martabat bagi anggotanya melalui berbagai program dan kegiatan yang mendukung. Acara pada hari Selasa (30/07) diawali dengan kilas balik perjalanan PWRI, sambutan–sambutan, pemotongan tumpeng, pengumuman lomba dan pemberian penghargaa, serta sosialisasi BPJS.
Berikut adalah rangkaian acara pada perayaan HUT PWRI ke-62:
- Kilas Balik Perjalanan PWRI: Kilas balik perjalanan PWRI dibacakan oleh Bapak Sriharto selaku sekretaris PWRI Kulon Progo dengan isi penyampaian berupa tahun pendirian organisasi, alasan berubahnya nama persatuan, visi – misi, manfaat, serta tujuan berdirinya PWRI. Setelah itu acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan Cipta, serta Lagu Mars PWRI.
- Sambutan: Sambutan dalam perayaan HUT PWRI ke-62 dilakukan oleh beberapa tokoh yang memiliki peran penting dalam internal organisasi hingga pejabat publik. Pertama, sambutan pembuka acara dari perwakilan panitia. Kedua, sambutan dari staf ahli perwakilan dari Bupati Kulon Progo. Ketiga, sambutan dari Ir. H. Rumpoko Dewodaru, M.Sc, MBA selaku ketua PWRI DIY. Beliau berpesan agar semangat para terdahulu sangat patut untuk ditiru dan tetap berbakti bagi nusa bangsa dan negara, baik itu pembangunan Kelurahan, Kapanewon, Provinsi, dan membentuk koperasi sebagai pembentuk perekonomian yang bisa dilaksanakan dari koperasi PWRI tingkat Kapanewon yang sekarang sudah ada embrio koperasinya yaitu USPIN (usaha simpan pinjam). Keempat, sambutan dari Drs. H. Djoko Siddiq Pramono, MM selaku pengurus besar PWRI. Kelima, sambutan dari Gubernur DIY yang diwakilkan oleh Ibu Rita Ningrum. Beliau menyampaikan pesan dari Gubernur yang berhalangan hadir yaitu ucapan HUT PWRI yang ke-62, dan sangat mengapresiasi kehadiran peserta. Berharap semoga selalu diberi kesehatan dan kekuatan agar sekaligus dapat menjadi inspirasi dan panutan bagi generasi muda berikutnya.
- Hiburan: Hiburan berupa Tari Gambir Anom oleh Ibu Marjati membuat tamu undangan terhibur dan menikmati acara.
- Doa: Doa penutup dipimpin oleh Drs. Fadjar Rahmat dengan penuh hikmat.

- Pemotongan Tumpeng: Pemotongan tumpeng disaksikan oleh Drs. H. Djoko Sidik Pramono, MM.
- Pengumuman lomba: Dalam memeriahkan HUT PWRI ke-62, lomba diadakan di DIY dengan tiga kategori yakni M. Organisasi, USPIN, dan pemanfaatan pekarangan. Hasil lomba menunjukkan bahwa 1) PWRI Slamigaluh, Kulon Progo (juara 1 umum), 2) PWRI Srandaan, Bantul (juara umum 2), 3) PWRI Panggang, Gunung Kidul (juara 3 umum), 4) PWRI Minggir, Sleman (harapan 1), dan 5) PWRI Ngambilan, Jogja (harapan 2).

- Pemberian penghargaan: Pemberian penghargaan yang dilakukan berupa penerimaan pin kepada penerimaan PPTK yakni Nugroho, Dra. r. Suharto, H. Subaker, S.Ag., Drs. Hj. Subarti, Hj. Endang Mariatun, S.St., Jiono, Sriwiyanti S.Pd, Ali Arman Lestari S.H, Drs. Imaman pagarno, M. Budiono, Sugeng Pratomo, S. Sos, dan Drs. Supantoro, disertai dengan sesi foto bersama.
- Sosialiasasi BPJS: Sosialisasi BPJS dilakukan langsung dari pihak BPJS dengan penjelasan mengenai layanan BPJS yang kini telah distandarkan, dan setiap rumah sakit sudah memiliki nomor kontak yang dapat dihubungi jika ada masalah terkait BPJS. Selain itu pasien juga dapat langsung mangajukan pengaduan ke kantor BPJS.
Demikian Perayaan HUT PWRI ke-62 tahun 2024, acara tersebut ditutup dengan doa.
#####