Sleman, NaZMa Office - NaZMa Office kembali mengadakan pelatihan digital marketing tingkat lanjut yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman. Kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh 20 peserta UMKM muda dari Kalurahan Margomulyo. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Hotel Atrium pada Kamis (16/05).
Kegiatan pelatihan diawali dengan sambutan oleh Sri Wara Nusandari, S.E., M.M. Selaku Ketua Tim Kerja Jaringan Usaha dan Kemitraan Dinas Koperasi Unit Kegiatan Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman. Sri Wara menyampaikan peran Dinkop UKM Kabupaten Sleman dalam menyokong perintis usaha yang ada di Kabupaten Sleman. Salah satu peran yang dapat diupayakan oleh Dinkop UKM Kabupaten Sleman adalah dengan melakukan kegiatan pelatihan. Hal ini tentu menjadi satu langkah yang baik agar para pelaku UMKM dapat menggali potensinya dalam berinovasi, sehingga dapat bersaing dengan pelaku UMKM lainnya diluaran sana.
“BIMTEK ini direncanakan untuk mempersiapkan para pelaku UMKM muda agar dapat menjadi marketing di wilayahnya masing-masing. Apalagi untuk dapat memasarkan produk di zaman saat ini bisa melalui media online,” Tutur Sri Wara dalam sambutannya. Sri Wara juga sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan digital marketing tingkat lanjut Kalurahan Margomulyo tersebut.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Wiji Nurastuti, MT. CRP. mengenai Strategi Sukses Reseller: Mengoptimalkan Digital Marketing untuk Generasi Z. Peserta diberikan penjelasan tentang keuntungan yang dapat diperoleh dengan menjadi reseller di masa sekarang ini. Melalui kemajuan teknologi, proses memasarkan produk tentunya akan lebih mudah. Apalagi dengan adanya bantuan pemasaran oleh reseller.
Berikutnya terdapat pengarahan dan motivasi generasi muda sebagai marketer produk-produk UMKM oleh Dedi Kusmua, S.E. selaku Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sleman. Dedi menyampaikan bahwa terdapat lebih dari 10.000 pelaku usaha yang ada di Kabupaten Sleman, sehingga usaha menjadi sektor yang paling banyak diantara sektor-sektor lainnya. Dengan menjamurnya usaha di Kabupaten Sleman tentu menyebabkan adanya persaingan usaha. Untuk itu, dibutuhkan adanya inovasi dalam melakukan marketing yang mengikuti perkembangan IPTEK.
“Kegiatan pelatihan dari Dinkop UKM Kabupaten Sleman ini harapannya bisa mendorong para pengusaha di Kabupaten Sleman agar lebih baik lagi dalam memasarkan produknya,” Tutur Dedi sebelum mengakhiri sambutannya.
Kegiatan diakhiri dengan penyampaian materi oleh Agung Bayu Dewanto, MM mengenai Digital Marketing FB Ads dan FB Marketplace. Materi ini memberikan pemahaman kepada para peserta pelatihan mengenai cara mengiklankan produk melalui Facebook Ads dengan memperhatikan tujuan melakukan iklan, baik itu awareness, pertimbangan, maupun konversi. Selain itu, peserta pelatihan diajarkan tentang cara mengontrol iklan dengan memperhitungkan biaya yang dikeluarkan agar lebih efektif dan berpeluang memperoleh keuntungan lebih besar.
#####