Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman bersama NaZMa Office melaksanakan bimbingan teknis strategi pemasaran yang mengusung tema “UMKM Naik Kelas Ekonomi Tancap Gas”. Pelatihan ditujukan kepada pelaku UMKM (PUPM) di kalurahan Sidomoyo dan Sidoluhur yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu 12-13 September 2023 di Crystal Lotus Hotel.
Pelatihan dihadiri oleh 23 pelaku UMKM dari kalurahan Sidomoyo dan 22 pelaku UMKM dari kalurahan Sidoluhur. Pelaku UMKM berasal dari sektor yang beragam, dimulai dari jasa, kerajinan (craft), kuliner, dan fashion. Sebelum pelatihan dimulai, peserta diberikan akses untuk mengikuti kelas mengenai strategi marketing melalui platform Tumbu (platform pelatihan kewirausahaan online).
Selasa, 12 September 2023 kelas Sidoluhur dibuka oleh R. Haris Martapa, S.E, M.T selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman. Ia menyampaikan bahwa ada lima kunci utama untuk melaksanakan usaha yaitu produksi, pemasaran, manajemen, permodalan, dan inovasi. Setelah itu, dilanjut dengan materi pertama yang disampaikan oleh Agung Bayu Dewanto, MM tentang Guerilla Marketing. Peserta memperoleh berbagai macam tools marketing berupa flashcard yang kemudian diminta untuk menjelaskan apa saja strategi marketing yang sudah mereka lakukan secara berkelompok. Pada sesi ini, peserta menjadi memahami apa saja bentuk marketing yang bisa mereka lakukan serta menjadi lebih mengenal satu sama lain antar pelaku UMKM.
Materi kedua disampaikan oleh Risti Yuliana, S.Sn mengenai Pembuatan Konsep dan Perencanaan Periklanan. Peserta diajak untuk berdiskusi mengenai platform periklanan apa saja yang sudah mereka gunakan. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan bentuk promosi gratis yang bisa mereka lakukan. Peserta kemudian diarahkan untuk melakukan praktik foto produk hingga editing menggunakan aplikasi Canva.
Disisi lain, kelas Sidomoyo dibuka oleh Dani Subianto, S.Tp, selaku perwakilan dari Kapanewon Godean. Ia menjelaskan bahwa banyak sekali kegiatan dari Dinkop Godean yang bisa dijadikan ajang pertemanan antar UMKM dan menjalin kerjasama untuk saling mempromosikan usaha. Selanjutnya dilanjutkan dengan materi mengenai Mind Mapping yang dibawakan oleh Ihda Mutimmatul Fitriyah, S.Pd. Para peserta diinstruksikan untuk menyampaikan bagaimana kondisi usahanya. Salah satu UMKM menyebutkan bahwa usahanya sedang merosot karena sistem penjualan yang dilakukan masih konvensional, belum melakukan digitalisasi karena keterbatasan pengetahuan dalam penggunaan teknologi.
Materi pertama ini berguna untuk mengetahui pemahaman pelaku UMKM dalam menganalisis SWOT usahanya, sehingga dapat diketahui kelebihan, kelemahan, peluang, hingga ancaman dari usahanya. Akhir sesi materi ini, peserta diajak untuk membuat analisis SWOT dan mind mapping dari usahanya dengan mencakup beberapa poin, yaitu kelebihan produk, target pasar, kanal penjualan, target omset, dan variasi produk. Tidak lupa di akhir sesi, beberapa peserta menyampaikan hasil mind mappingnya kedepan dihadapan peserta lain.
Materi kedua mengenai Strategi Pengelolaan Biaya Pemasaran disampaikan oleh Wiji Nurastuti, MT. CRP. Pada sesi ini, peserta diajak untuk saling menjalin komunikasi agar dapat menjadi reseller dari usahanya masing-masing. Selanjutnya disampaikan penjelasan mengenai literasi keuangan, pengeluaran pribadi dan usaha, beserta praktik memisahkan keuangan. Pada akhir sesi, peserta diajak bermain permainan Muara Kuin untuk memahami konsep literasi keuangan.
Pada Rabu, 13 September 2023, kelas Sidomoyo mendapatkan materi yang sama dengan kelas Sidoluhur pada hari sebelumnya yaitu mengenai Guerilla Marketing yang disampaikan oleh Agung Bayu Dewanto, MM dan pembuatan konsep dan perencanaan periklanan sekaligus praktik foto produk yang didampingi oleh Risti Yuliana, S.Sn. Sesi penutupan disampaikan oleh Sri Wara Nusadari, S.E, MM selaku pengawas koperasi ahli muda pada Dinkop UMKM Kabupaten Sleman. Ia berharap melalui pelatihan ini peserta dapat menerapkan ilmu-ilmu yang telah disampaikan.
Pada hari yang sama, kelas Sidoluhur juga memperoleh materi yang sama dengan kelas Sidomoyo pada hari sebelumnya yaitu mengenai Mind Mapping dan Analisis SWOT yang disampaikan oleh Astuti Naviah Apriliani, S.Pd dan Strategi Pengelolaan Biaya Pemasaran yang disampaikan oleh Wiji Nurastuti, MT. CRP., peserta juga diajak untuk bermain Muara Kuin untuk memahami konsep literasi keuangan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Christiana Rini Puspitasari, SP, M.Si selaku Kepala Bidang Usaha Mikro Kabupaten Sleman. Ia menyampaikan bahwa dalam menjalani usaha, harus ada inovasi dan kreativitas untuk menarik konsumen, pelaku usaha juga harus memiliki target yang jelas dan sikap yang optimis serta realistis.
Pelatihan pun ditutup dengan sesi foto bersama dengan para pelaku UMKM dari kalurahan sidomoyo dan sidoluhur.