Bali - Pada awal tahun 2025, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman bekerja sama dengan NaZMa Office sukses menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang bertajuk Penumbuhan Wirausaha dan Pengembangan Usaha (ASPIRASI) Studi Orientasi ke Provinsi Bali. Acara yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 14 Februari 2025 ini diikuti oleh 90 calon pelaku usaha dan pelaku UMKM dari Kabupaten Sleman, dengan tujuan untuk mengasah keterampilan dan strategi pemasaran yang efektif di era digital.

Bimtek diawali dengan pengarahan dari pengusul Aspirasi, Bapak Ir. H. Abdul Kadir, MH., DPRD Kabupaten Sleman. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan wirausaha baru di Sleman. Selanjutnya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Dra. Tina Hastani, MM., menyampaikan bahwa dinas menyediakan berbagai program fasilitasi dan layanan pemberdayaan UMKM yang dapat dimanfaatkan oleh para peserta.

Sesi inti bimtek dilanjutkan dengan materi mengenai WhatsApp Business yang dipresentasikan oleh Agung Bayu Dewanto, S.T., M.M. dari NaZMa Office. Materi ini mengupas tuntas pentingnya penggunaan platform WhatsApp Business sebagai alat pemasaran yang efektif untuk usaha. Para peserta tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga diajak untuk praktik langsung, mulai dari menginstal aplikasi hingga mengoptimalkan pengisian profil usaha. Sesi tanya jawab yang interaktif semakin menambah pemahaman peserta tentang cara memanfaatkan fitur-fitur canggih untuk mendongkrak penjualan.
Studi Orientasi: Belajar dari Praktik UMKM di Bali

Tidak hanya berfokus pada sesi kelas, kegiatan bimtek juga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas melalui studi orientasi. Peserta diajak mengunjungi Toko Oleh-Oleh Krisna dan menyaksikan langsung proses pembuatan serta pemasaran produk andalan, Pie Susu Aji-k. Di tempat ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menggali rahasia di balik kesuksesan bisnis tersebut dengan belajar langsung dari sumbernya.

Selain itu, kunjungan studi orientasi juga mencakup beberapa destinasi wisata andalan Bali seperti Tanah Lot, Desa Adat Panglipuran, Pabrik Kata-Kata Joger, Pantai Melasti, Pantai Jimbaran, dan Bedugul. Kunjungan ini dirancang agar peserta tidak hanya mengamati keindahan alam Bali, tetapi juga memahami strategi pemasaran produk UMKM yang berhasil menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kegiatan bimtek ini berhasil menciptakan sinergi antara teori dan praktik yang sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan lembaga terkait, para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan daya saing usaha mereka. Semangat dan antusiasme yang terlihat selama kegiatan menjadi bukti bahwa langkah strategis seperti ini sangat penting untuk mencetak wirausaha-wirausaha sukses di masa depan. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya pengembangan usaha dan pemberdayaan UMKM, membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih dinamis dan berkelanjutan.